shengsookaiyoo.com, 19 MEI 2025
Penulis: Riyan Wicaksono
Editor: Muhammad Kadafi
Tim Redaksi: Diplomasi Internasional Perusahaan Victory88
PUBG Mobile, game battle royale yang dikembangkan oleh LightSpeed & Quantum Studio (divisi Tencent Games) dan diterbitkan oleh Krafton, telah menjadi fenomena global sejak rilisnya pada Maret 2018. Pada 2021, game ini berada di puncak popularitasnya, dengan lebih dari 1 miliar unduhan di seluruh dunia dan pendapatan melebihi USD 4,3 miliar (liputan6.com, 2021). Season 3 2021, yang berlangsung sekitar Januari hingga Maret 2021, menandai periode penting dalam sejarah PUBG Mobile, dengan pembaruan fitur, Royale Pass bertema unik, dan turnamen esports seperti PUBG Mobile Pro League (PMPL) Indonesia Season 3 yang memperkuat scene kompetitif. Artikel ini menyajikan analisis mendalam tentang Season 3 2021, mencakup konteks, pembaruan gameplay, Royale Pass, turnamen, dan dampaknya terhadap komunitas pemain di Indonesia dan global.
Konteks PUBG Mobile Season 3 2021 
PUBG Mobile adalah adaptasi mobile dari PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG), yang awalnya dikembangkan oleh PUBG Studio (sebelumnya Bluehole) di Korea Selatan (kumparan.com, 2021). Game ini menggunakan Unreal Engine 4 untuk menghadirkan pengalaman battle royale realistis, di mana hingga 100 pemain bertarung untuk menjadi yang terakhir bertahan di peta seperti Erangel, Miramar, Vikendi, dan Sanhok (pubgmobile.com, 2023). Pada 2021, PUBG Mobile telah berkembang menjadi lebih dari sekadar game, menjadi platform sosial dan kompetitif yang menghubungkan jutaan pemain di seluruh dunia (pubgmobile.com, 2025).
Season 3 2021, yang secara resmi dikenal sebagai Cycle 1 Season 3 (C1S3) dalam sistem peringkat PUBG Mobile, berlangsung bersamaan dengan pembaruan patch signifikan dan peluncuran Royale Pass Season 16. Periode ini terjadi setelah kesuksesan Season 2 2020, yang memperkenalkan fitur seperti peta Karakin dan mode kolaborasi (tekno.kompas.com, 2021). Season 3 2021 menonjol karena fokusnya pada inovasi gameplay, peningkatan kompetitif, dan penguatan scene esports, terutama di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang merupakan salah satu pasar terbesar PUBG Mobile dengan sekitar 30 juta unduhan (en.wikipedia.org, 2022).
Pembaruan Gameplay di Season 3 2021
Season 3 2021 bertepatan dengan beberapa pembaruan patch yang memperkaya pengalaman bermain PUBG Mobile. Berikut adalah fitur utama yang diperkenalkan atau ditingkatkan selama periode ini, berdasarkan informasi dari sumber seperti tekno.kompas.com (2021) dan dailyspin.id (2021):
1. Sistem Cycle dan Reset Peringkat 
Pada 2021, PUBG Mobile memperkenalkan sistem Cycle untuk menggantikan penamaan season tradisional, dengan Season 3 2021 menjadi bagian dari Cycle 1 Season 3 (C1S3) (dailyspin.id, 2021). Sistem ini dirancang untuk memberikan siklus peringkat yang lebih terstruktur, dengan reset peringkat setiap dua bulan untuk menjaga kompetisi tetap segar. Pemain yang mencapai peringkat tinggi, seperti Ace atau Conqueror, menerima hadiah eksklusif seperti skin senjata, pakaian, dan efek khusus (amp.suara.com, 2022).
Reset peringkat C1S3 terjadi sekitar pertengahan Januari 2021, dengan pemain memulai kembali dari peringkat yang lebih rendah berdasarkan pencapaian season sebelumnya. Sistem ini mendorong pemain untuk terus “push rank” demi mencapai peringkat tinggi dan mendapatkan hadiah seperti C1S3 Set (untuk peringkat Gold) dan C1S3 Glasses (untuk peringkat Platinum) (amp.suara.com, 2022).
2. Pembaruan Peta dan Mode
Meskipun Season 3 2021 tidak memperkenalkan peta baru seperti Sanhok (yang dirilis pada Season 3 2018) atau Karakin (2020), fokusnya adalah pada optimalisasi peta yang ada (droidlime.com, 2018). Peta Erangel, Miramar, dan Sanhok tetap menjadi andalan dalam mode ranked, dengan penyesuaian kecil pada distribusi loot dan performa grafis untuk perangkat kelas menengah (tekno.kompas.com, 2021).
Fitur Night Mode di Sanhok, yang pertama kali diperkenalkan pada 2018, tetap populer selama Season 3 2021. Mode ini memberikan pengalaman bermain malam hari dengan visibilitas terbatas, memaksa pemain untuk menggunakan strategi berbeda (droidlime.com, 2018). Selain itu, Flare Gun terus menjadi item langka yang dicari, dengan lebih dari 15 juta Flare Gun ditembakkan secara global selama Season 3 2018, sebuah tren yang berlanjut pada 2021 (droidlime.com, 2018).
3. Senjata dan Item
Season 3 2021 tidak memperkenalkan senjata baru secara signifikan, tetapi senjata eksklusif Sanhok seperti QBZ (senapan serbu) dan QBU (DMR) tetap menjadi favorit di mode ranked (droidlime.com, 2018). QBZ, dengan damage tinggi dan stabilitas yang baik, digunakan untuk memenangkan jutaan “chicken dinner” secara global. Pemain juga memanfaatkan item taktis seperti Smoke Grenade dan Molotov Cocktail untuk strategi bertahan hidup (pubgmobile.com, 2025).
4. Kolaborasi dan Event
PUBG Mobile dikenal dengan kolaborasi unik, dan Season 3 2021 menampilkan event bertema yang meningkatkan keterlibatan pemain. Event-event ini biasanya melibatkan misi harian untuk mengumpulkan poin yang dapat ditukar dengan skin atau item langka. Meskipun kolaborasi besar seperti Godzilla vs. Kong baru hadir pada Season 19 (Mei 2021), Season 3 2021 menawarkan event musiman yang terkait dengan Royale Pass (liputan6.com, 2021).
Royale Pass Season 16: Metro Royale 
Royale Pass (RP) adalah sistem berlangganan berbayar PUBG Mobile yang memberikan hadiah eksklusif kepada pemain yang menyelesaikan misi. Season 3 2021 bertepatan dengan Royale Pass Season 16: Metro Royale, yang dirilis pada November 2020 dan berlangsung hingga awal 2021 (dailyspin.id, 2021). Berikut adalah detail RP Season 16:
-
Tema: Metro Royale terinspirasi dari mode baru dengan nama yang sama, yang memperkenalkan gameplay bawah tanah dengan elemen RPG, seperti melawan bandit dan mengumpulkan loot (id.wikipedia.org, 2022). Tema ini menghadirkan estetika futuristik dengan skin bertema militer dan teknologi.
-
Hadiah Utama:
-
Skin Senjata: Skin untuk senjata seperti M416, AKM, dan QBZ dengan desain bertema Metro Royale.
-
Skin Pakaian: Set pakaian seperti Metro Royale Soldier dan Underground Survivor menjadi favorit pemain.
-
Emote dan Efek: Emote eksklusif dan efek kill bertema teknologi bawah tanah.
-
-
Misi: Pemain menyelesaikan misi harian dan mingguan, seperti mendapatkan kill tertentu atau bertahan dalam jumlah ronde, untuk naik level RP. Elite Pass (sekitar USD 10) memberikan hadiah lebih banyak dibandingkan Free Pass (liputan6.com, 2021).
-
Mode Metro Royale: Mode ini memungkinkan pemain menjelajahi peta bawah tanah, melawan NPC, dan membawa loot kembali ke inventory mereka. Mode ini sangat populer karena menawarkan pengalaman yang berbeda dari battle royale klasik (id.wikipedia.org, 2022).
Royale Pass Season 16 berhasil meningkatkan keterlibatan pemain, dengan jutaan pemain membeli Elite Pass untuk mendapatkan skin langka (liputan6.com, 2021).
Turnamen Esports: PMPL Indonesia Season 3 2021 
Season 3 2021 adalah periode penting untuk scene esports PUBG Mobile, terutama di Indonesia, yang memiliki salah satu komunitas pemain terbesar di dunia. PUBG Mobile Pro League (PMPL) Indonesia Season 3 Spring Split 2021 menjadi sorotan utama, menampilkan tim-tim terbaik dan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional (tekno.kompas.com, 2021).
Struktur Turnamen
PMPL ID Season 3 berlangsung dari Maret hingga April 2021, terdiri dari dua tahap utama (tekno.kompas.com, 2021):
-
Regular Season: Digelar selama tiga pekan (Maret-April 2021), melibatkan 20 tim yang bertanding untuk mengumpulkan poin berdasarkan peringkat dan kill. Pekan terakhir berakhir pada 11 April 2021.
-
Grand Finals: Berlangsung selama tiga hari (16-18 April 2021), dengan 16 tim teratas dari Regular Season bersaing untuk memperebutkan hadiah total USD 150.000 (sekitar Rp 2 miliar) dan slot ke PMPL Southeast Asia (SEA) Season 3.
Pertandingan diadakan secara online karena pandemi COVID-19, dengan siaran langsung di kanal resmi PUBG Mobile Indonesia di YouTube dan Facebook (tekno.kompas.com, 2021).
Sistem Penilaian
Poin diberikan berdasarkan peringkat dan kill dalam setiap ronde (tekno.kompas.com, 2021):
-
Winner Winner Chicken Dinner (WWCD): 15 poin.
-
Peringkat 2-7: 12, 10, 8, 6, 4, 2 poin.
-
Peringkat 8-12: 1 poin.
-
Peringkat 13-16: 0 poin (kecuali kill).
-
Setiap kill: 1 poin.
Pertandingan dimainkan di tiga peta: Erangel, Miramar, dan Sanhok, dengan rotasi peta setiap hari untuk menguji strategi tim (tekno.kompas.com, 2021).
Tim Peserta
PMPL ID Season 3 melibatkan 20 tim, termasuk tim undangan dan kualifikasi melalui jalur seperti Open Qualifier (tekno.kompas.com, 2021). Tim-tim terkemuka meliputi:
-
Bigetron RA: Juara PMPL SEA Season 2 2020, dengan roster Zuxxy, Luxxy, Ryzen, LiQuid, dan KinGzz.
-
Evos Reborn: Pesaing kuat dengan 365 poin di Regular Season.
-
Genesis Dogma GIDS: Tim yang menunjukkan performa konsisten.
-
Aerowolf Limax: Juara PMPL ID Season 2, tetapi berjuang di Season 3.
-
Tim lain seperti Boom Esports, Bonafide Esports, Aura Esports, dan RRQ Ryu juga bersaing sengit.
Empat tim terbawah di Regular Season—Alter Ego, Takae Esports, Morph Supplybang, dan 69 Esports—tidak lolos ke Grand Finals (tekno.kompas.com, 2021).
Hasil Regular Season
Regular Season PMPL ID Season 3 menghasilkan klasemen berikut (tekno.kompas.com, 2021):
-
Bigetron RA: 378 poin (wakil Indonesia di PMPL SEA S3).
-
Evos Reborn: 365 poin (wakil Indonesia di PMPL SEA S3).
-
Genesis Dogma GIDS: 323 poin.
-
Boom Esports: 279 poin.
-
Bonafide Esports: 272 poin. … (dan seterusnya hingga peringkat 20).
Bigetron RA mendominasi dengan strategi agresif dan koordinasi tim yang solid, sementara Evos Reborn menunjukkan konsistensi di peta Erangel dan Sanhok (tekno.kompas.com, 2021).
Grand Finals dan Wakil SEA
Grand Finals PMPL ID Season 3 (16-18 April 2021) melibatkan 16 tim teratas, dengan Bigetron RA dan Evos Reborn sudah mengamankan slot ke PMPL SEA Season 3 karena performa mereka di Regular Season (tekno.kompas.com, 2021). Dua tim tambahan dari Grand Finals juga lolos ke PMPL SEA S3, menjadikan Indonesia memiliki hingga empat wakil di turnamen regional, jumlah terbanyak dibandingkan negara lain seperti Thailand (3 tim) dan Vietnam (3 tim) (tekno.kompas.com, 2021).
PMPL SEA Season 3, yang berlangsung pada Mei 2021, melihat Bigetron RA dan Evos Reborn bersaing dengan tim-tim top Asia Tenggara, meskipun hasil akhirnya bervariasi karena persaingan ketat (tekno.kompas.com, 2021).
Dampak Season 3 2021 terhadap Komunitas 
Season 3 2021 memiliki dampak signifikan terhadap komunitas PUBG Mobile, baik di Indonesia maupun global:
1. Pertumbuhan Scene Esports
PMPL ID Season 3 memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat esports PUBG Mobile di Asia Tenggara. Dominasi Bigetron RA dan Evos Reborn menginspirasi pemain muda untuk mengejar karir profesional, sementara siaran langsung turnamen menarik jutaan penonton (tekno.kompas.com, 2021). Turnamen ini juga meningkatkan investasi sponsor dan merek, seperti perusahaan telekomunikasi dan teknologi, dalam scene esports Indonesia.
2. Keterlibatan Pemain
Royale Pass Season 16 dan event musiman mendorong keterlibatan pemain, dengan jutaan pengguna aktif harian menyelesaikan misi untuk mendapatkan skin eksklusif (liputan6.com, 2021). Mode Metro Royale, dengan gameplay uniknya, menarik pemain yang mencari variasi dari battle royale klasik (id.wikipedia.org, 2022).
3. Tantangan dan Kontroversi
Meskipun sukses, Season 3 2021 menghadapi tantangan:
-
Pemblokiran di India: Pada September 2020, PUBG Mobile dilarang di India karena ketegangan geopolitik dengan Tiongkok, memengaruhi jutaan pemain. Versi India, Battlegrounds Mobile India, baru diluncurkan pada Mei 2021 (en.wikipedia.org, 2022).
-
Cheating: PUBG Mobile memblokir permanen 1,6 juta akun selama Season 3 2021 karena penggunaan cheat seperti aimbot dan wallhack, menunjukkan upaya serius untuk menjaga integritas kompetitif (tekno.kompas.com, 2021).
Warisan Season 3 2021
Season 3 2021 menjadi tonggak penting dalam sejarah PUBG Mobile karena:
-
Inovasi Gameplay: Mode Metro Royale dan optimalisasi peta memperkaya pengalaman bermain, menetapkan standar untuk season berikutnya (id.wikipedia.org, 2022).
-
Kekuatan Esports Indonesia: Dominasi Bigetron RA dan Evos Reborn di PMPL ID Season 3 memperkuat reputasi Indonesia di kancah global, membuka jalan bagi kesuksesan di turnamen seperti PUBG Mobile Global Championship (PMGC) 2021 (pontianak.tribunnews.com, 2021).
-
Komunitas yang Berkembang: Season 3 2021 memperkuat PUBG Mobile sebagai platform sosial, dengan event dan turnamen yang menyatukan pemain dari berbagai latar belakang (pubgmobile.com, 2025).
Dibandingkan dengan season lain, Season 3 2021 menonjol karena keseimbangan antara inovasi gameplay dan fokus pada esports. Sementara Season 19 (Mei 2021) menarik perhatian dengan kolaborasi Godzilla vs. Kong, Season 3 2021 lebih diingat karena fondasi kompetitifnya (liputan6.com, 2021).
Rekomendasi untuk Pemain dan Penggemar
Bagi pemain dan penggemar yang ingin memahami atau mengenang Season 3 2021:
-
Tonton Rekaman PMPL ID S3: Siaran ulang di YouTube PUBG Mobile Indonesia menampilkan aksi epik dari Bigetron RA dan Evos Reborn.
-
Pelajari Strategi Pro: Analisis pertandingan PMPL S3 dapat membantu pemain meningkatkan rotasi dan koordinasi tim.
-
Ikuti Perkembangan Esports: Scene PUBG Mobile terus berkembang, dengan turnamen seperti PMGC 2025 yang menampilkan talenta baru (antaranews.com, 2025).
-
Hargai Warisan: Season 3 2021 adalah bukti bagaimana PUBG Mobile mengubah lanskap gaming mobile, dari hobi menjadi karir profesional.
Penutup
PUBG Mobile Season 3 2021 adalah babak penting dalam sejarah game battle royale, menandai puncak inovasi gameplay, pertumbuhan esports, dan keterlibatan komunitas. Dengan Royale Pass Season 16 yang memperkenalkan mode Metro Royale, pembaruan peta, dan turnamen PMPL Indonesia Season 3 yang menampilkan dominasi Bigetron RA dan Evos Reborn, season ini meninggalkan warisan yang kuat. Meskipun menghadapi tantangan seperti pemblokiran di India dan masalah cheating, PUBG Mobile tetap menjadi fenomena global, menghubungkan jutaan pemain melalui semangat kompetisi dan kreativitas. Seperti yang dikatakan oleh komunitas pemain, “Season 3 2021 adalah saat PUBG Mobile membuktikan bahwa ini lebih dari sekadar game—ini adalah gaya hidup” (tekno.kompas.com, 2021). Hingga 2025, warisan Season 3 terus terasa dalam scene esports yang semakin kompetitif dan komunitas yang semakin solid.
BACA JUGA: Perkembangan Teknologi Militer Turki: Dari Modernisasi hingga Kemandirian Strategis
BACA JUGA: Perjalanan Karier Hingga Debut Besar BTS (Bangtan Sonyeondan): Dari Agensi Kecil Menuju Ikon Global
BACA JUGA: Perjalanan Karier Hingga Debut Besar Johnny Depp: Dari Musisi Amatir Menuju Ikon Hollywood
